DAFTAR KEJUARAAN POR-SD 2007
UPTD PEMBINAAN TK/SD KECAMATAN BEKASI BARAT
No. CABANG LOMBA JUARA NAMA ATLET ASAL SEKOLAH GUGUS
1 ATLETIK
A. LARI : PUTRA
B. LARI : PUTRI
C. LEMPAR : PUTRA
D. LEMPAR : PUTRI
E. LOMPAT : PUTRA
F. LOMPAT : PUTRI
2 BOLA VOLI
A. PUTRA
B. PUTRI
3
SEPAK BOLA
4 BULU TANGKIS
A. PUTRA
B. PUTRI
5 TENIS MEJA
A. PUTRA
B. PUTRI
6 RENANG
A. PUTRA : GAYA BEBAS
B. PUTRI : GAYA BEBAS
A. PUTRA : GAYA DADA
B. PUTRI : GAYA DADA
7 CATUR
A. PUTRA
B. PUTRI
1. LATAR BELAKANG
Pesatnya
perkembangan teknologi pada era sekarang ini sangat menarik untuk
mengembangkan teknologi yang sifatnya flexibel. Harapan tersebut muncul
karena dari banyaknya pengguna teknologi, dimana salah satunya
menggunakan layanan fasilitas internet untuk menyampaikan informasi yang
siap dalam penyajiannya. Selain itu memiliki keunggulan yang telah
disebutkan, penggunaan fasilitas internet seperti email, chatting,
informasi, social network, berita dsb juga tergolong murah untuk
dinikmati oleh setiap penggunaanya. Dapat kita bayangkan hanya dengan
mengikuti satu situs berorientasi informasi-informasi global, kita dapat
menyimak berita-berita terbaru mengenai perkembangan dunia yang terus
berkembang. Faktor tersebut disebabkan karena internet dapat berpendapat
terhadap perubahan data yang dimasukkan oleh penggunanya.
Teknologi
informasi telah memberikan kontribusi yang cukup berarti dalam
meningkatkan kegiatan usaha khususnya dalam hal pengolahan data yang
memberi dukungan terhadap pengambilan keputusan-keputusan bisnis serta
Perkembangan teknologi informasi telah memberikan kontribusi yang cukup
berarti dalam meningkatkan kegiatan pelayanan. Berdasarkan pada uraian
diatas pemanfaatan teknologi informasi dalam suatu aktivitas bisnis
merupakan hal yang cukup penting. Begitu pentingnya hampir setiap perusahaan yang serupa menggunakan sistem pelayanan bisinis secara online.
Oleh
karena itu , Kami mengucapkan terimakasih yang telah diberikanya
kesempatan guna membuat sebuah sistem informasi Penjualan pada suatu
Distro secara Online. Dengan adanya system ini kami berharap bisa
membantu dalam penyampaian informasi barang yang terdapat di distro
tersebut yang mengikuti sistem informasi global guna mendukungan aktif
kelancaran usaha penjualan barang. Selain itu dalam pembuatan sistem ini
Kami menggunakan Microsoft Windows XP professional dengan software
pembuatan laporan masih menggunakan Microsoft Word dan Microsoft Excel.
Sedangkan untuk pembuatan coding program menggunakan Dreamweaver dan
Mysql untuk database.
2. IDENTIFIKASI MASALAH
Berdasarkan
observasi yang dilakukan di suatu Distro terhadap sistem informasi
penjualan barang, dikemukakan hal-hal yang menjadi permasalahan antara
lain :
a. Masih ditemukannya kelemahan dalam penyampaian informasi barang yang terdapat di distro tersebut.
b. Transaksi penjualan barang masih bersifat manual, dalam artian harus dating ketempat tersebut untuk membeli sesuatu.
c.
Mengikuti sistem informasi global sehingga bukan hanya untuk sarana
transaksi tetapi lebih ditekankan pada sarana promosi yang dirasakan
masih kurang bagus.
3. RUANG LINGKUP
Adapun metode yang digunakan dalam pembuatan sistem ini adalah :
1. Metode Penelitian, yaitu :
a. Observasi
Yaitu
merupakan sutau teknik pengumpulan data yang efektif untuk mempelajari
sistem, dengan cara mengamati langsung objek penelitian yaitu di suatu
distro di kota bandung.
b. Wawancara
Yaitu
suatu teknik pengumpulan data dengan cara tanya jawab langsung mengenai
data yang diperlukan dari masalah yang akan diangkat.
c. Studi Literatur
Yaitu
teknik pengumpulan data dengan membaca buku-buku pustaka yang merupakan
penunjang dalam memperoleh data untuk melengkapi dalam penyusunan
laporan yang berhubungan dengan masalah yang dibahas.
2. Metode Pengembangan Perangkat Lunak
Metode
yang digunakan yaitu paradigma Waterfall (Classic Life Cycle), untuk
lebih jelasnya tahapan dari paradigma Waterfall ini adalah :
a.
System Engineering (Rekayasa Sistem), merupakan kegiatan untuk
menentukan informasi apa yang dibutuhkan oleh sistem atau menentukan
kebutuhan-kebutuhan dari sistem yang akan dibuat.
b.
Analisys System (Analisis Sistem), dilakukan untuk memperoleh informasi
tentang sistem, menganalisis data – data yang ada dalam sistem yang
berhubungan dengan kegiatan pencurian kendaraan bermotor. Informasi yang
dikumpulkan terutama mengenai kelebihan dan kekurangan sistem.
c.
Design (Perancangan), merupakan perancangan sistem baru berdasarkan
data-data yang telah dikumpulkan pada tahap sebelumnya dengan cara
merancang perangkat lunak diantaranya Diagram Konteks, Data Flow Diagram
(DFD), Entity Relationship Diagram (ERD), Data Dictionary (Kamus Data),
Struktur File, Struktur Menu, Merancang input dan rancangan Output.
d.
Coding (Pengkodean), yaitu suatu kegiatan untuk membuat program atau
mengimplementasikan hasil rancangan program aplikasi yang didalamnya
memuat pengkonversian data kedalam sistem yang baru dan pengkonversian
sistem secara berkala termasuk dalam hal pemeliharaan sistem itu
sendiri.
e.
Testing (Pengujian), yaitu kegiatan untuk melakukan pengetasan program
yang sudah dibuat, apakah sudah benar atau belum, sudah sesuai atau
belum diuji dengan cara manual jika testing sudah benar maka program
boleh digunakan.
f.
Maintenance (Perawatan), yaitu merupakan suatu kegiatan untuk
memelihara program aplikasi yang telah dibuat, agar keutuhan program
dapat terjaga seperti validasi data, updating data, dan menjaga program
dari serangan virus, orang yang tidak berhak yang dapat merusak program.
4. RUMUSAN MASALAH
Masalah yang ada dalam sistem informasi penjualan barang suatu distro ini dibatasi pada ruang lingkup seperti :
a. Data yang diolah hanya data barang dan data Pengguna Sistem Informasi (Pengguna transaksi secara online)
b. Sistem hanya memberikan informasi barang yang tersedia dan proses pembelian barang tersebut .
c. Sistem Informasi yang dibangun tidak menggunakan Topologi jaringan.
d. Sistem ini tidak membahas mengenai masalah persediaan barang.
e.
Pembayaran transaksi dilakukan secara offline, dimana pembeli melakukan
transfer uang secara manual pada rekening yang ditetapkan.
5. KEUNTUNGAN SYSTEM
a. Konsumen dapat secara langsung berkonsultasi tentang barang yang akan di beli kepada kasir.
b. Pelanggan dapat melakukan tawar menawar harga sebelum membeli barang yang diinginkan.
c. Terjadinya penipuan pembelian barang yang dilakukan oleh konsumen sanga jarang terjadi.
6. JADWAL PROYEK PEMBUATAN
Untuk
merealisasikan pekerjaan Pengembangan Sistem Informasi Penjualan pada
suatu Distro secara Online dengan pengaturan waktu berikut ini
:M/T4QNJFOZoQI/AAAAAAAAAWU/JM5I31XmIdY/s400/1.jpg">

Catatan :
· Pada setiap awal kegiatan, jadwal yang lebih rinci akan didiskusikan di antara para anggota tim.
·
Pada setiap akhir kegiatan, laporan kemajuan akan disiapkan oleh
pimpinan tim untuk memberikan gambaran tentang status proyek kepada
pihak-pihak yang berkepentingan
Biaya
untuk implementasi “Pengembangan Sistem Informasi Penjualan pada suatu
Distro secara Online ”diperkirakan sebagai berikut: 

7. SUMBER DAYA MANUSIA
Untuk melaksanakan proyek perangkat lunak disiapkan SDM 6 orang dengan peran rangkap seperti dalam tabel di bawah ini.

8. RENCANA KERJA
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam pembuatan sistem ini, maka disusun langkah-langkah yaitu :
8.1. Analisis Struktur Organisasi
Adapun tugas atau wewenang dari masing – masing bagian dari struktur organisasi diatas sebagai berikut :
1. Manajer
a.
Mengkoordinasikan semua kegiatan perusahaan dan mengawasi secara tidak
langsung pelaksanaan kegiatan perusahaan apakah sesuai dengan apa yang
ditetapkan.
b.
Memberikan pembinaan serta pengarahan kepada para bawahannya dalam
pelaksanaan ketentuan pokok perusahaan serta berusaha menjaga
terciptanya hubungan kerja yang harmonis diantara sesama karyawan.
c.
Manajer merupakan seseorang pembuat kebijaksanaan (polici maker) dan
pengambil keputusan (deciosen maker) secara cepat dan tepat dalam
mengendalikan perusahaan.
2. Bagian Persediaan Barang (Gudang)
a. Mengadakan Pemeriksaan dan melakukan pengawasan terhadap gudang-gudang, diantaranya :
a) Stock T - Shirt
b) Stock Cd music
c) Stock Jacket (Sweater)
d) Stock Poster
e) Stock Topi
b.
Melakukan pengawasan terhadap barang yang masuk dan barang yang keluar
dari gudang, sehingga stock barang dapat diketahui dengan jelas.
3. Bagian Penjualan
a. Melakukan transaksi penjualan terhadap konsumen secara langsung.
b. Menerima pemesanan barang yang dilakukan oleh konsumen.
c. Bertanggung jawab terhadap keluarnya barang hasil penjualan yang telah dilakukan.
d. Membuat faktur pembelian dari konsumen untuk diberikan kepada bagian administrasi sebagai acuan pembuatan laporan penjualan.
4. Bagian Administrasi
a.
Menyelenggarakan aktifitas administrasii keuangan secara tertib dan
dapat dipertanggung jawabkan, memberikan pembinaan dan pengarahan kepada
bawahannya mengenai pelaksanaan tehnik dalam bidang administrasi dan
keuangan.
b.
Membantu manajer dalam mengawasi pelaksanaan anggaran yang telah
ditetapkan serta membuat laporan atas penyimpangan-penyimpanag.
c.
Secara periodik membuat laporan biaya-biaya yang didukung oleh bukti
yang sah tentang posisi keuangan, menyelenggarakan pengarsipan
dokumen-dokumen pembukuan dengan tertib dan teratur, mengatur pembagian
tugas para bawahan, mengkoordinir, serta mengawasi pelaksanaannya.
5. Bagian Produksi
a. Melakukan pengawasan terhadap produksi barang yang dilakukan secara teratur dan tertib.
b. Melaksanakan kegiatan produksi yang telah ditentukan oleh manajer.
c. Bertanggung jawab terhadap barang yang diproduksi sepenuhnya apbila terdapat kesalahan – kesalahan produksi.
d.
Melakukan pencatatan terhadap barang – barang yang diproduksi setiap
bulannya untuk diberikan kepada manajer sebagai acuan pengambilan
keputusan.
8.2. Analisis Prosedur
Prosedur
system penjualan berjalan tersebut, dapat dijelaskan melalui alur kerja
berdasarkan entitas yang terdapat pada prosedur di atas sebagai berikut
:
1. Konsumen
Dengan aktivitas sebagai berikut :
a. Memberikan data pemesanan barang yang diinginkan secara langsung ke bagian penjualan
b.
Jika barang yang di pesan tersedia maka pelanggan langsung membayar
barang tersebut dan akan mendapatkan barang pesanannya beserta bukti
pembelian
c.
Apabila barang yang dipesan tidak tersedia maka konsumen akan mendapat
komfirmasi atau pemberitahuan bahwa barang yang dipesan tidak tersedia
di took tersebut.
2. Bagian Penjualan
Dengan aktivitas sebagai berikut :
a. Mendapat dokumen berupa data pemesanan dari konsumen
b. Memberikan konfirmasi kepada konsumen tentang barang yang dipesan
c.
Jika barang yang dipesan tersedia dan telah melakukan transaksi
penjualan, maka bagian penjualan membuat faktur penjualan untuk
diberikan pada bagian administrasi.
3. Bagian Administrasi
Dengan aktivitas sebagai berikut :
a. Memvalidasi faktur penjualan yang diajukan oleh bagian penjualan
b. Menginput data penjualan yang kemudian disimpan kedalam database penjualan
c. Membuat laporan penjualan yang akan diberikan kepada manajer.
4. Manajer
Dengan aktivitas sebagai berikut :
a. Menerima laporan penjualan yang telah dibuat oleh bagian administrasi
b. Menandatangani laporan penjualan tersebut yang kemudian dijadikan arsip.
8.3. Analisis Dokumen
Analisis
dokumen adalah analisis yang dilakukan terhadap dokumen yang ada pada
system yang berjalan, hal ini dilakukan untuk mengetahui isi tentang
informasi yang akan disampaikan oleh dokumen tersebut, yaitu :
1. Data Pemesanan
Sumber : Bagian Penjualan
Tujuan : Bagian Administrasi
Fungsi : Mencatat transaksi penjualan barang
Isi : No_faktur, Nama, Alamat, Telp, Tanggal, kode_barang, Nama_barang, Jumlah, Harga_satuan, Total.
Copy : 1 Rangkap
2. Data Barang
Sumber : Bagian Gudang (Persediaan Barang)
Tujuan : Bagian Penjualan
Fungsi : Pencatatan data barang yang terjual
Isi : Kode_barang, Nama_barang, Tipe_barang, Stock_barang, Harga_barang,
3. Faktur Penjualan
Sumber : Bagian Penjualan
Tujuan : Bagian Administrasi
Fungsi : Bukti / Nota Penjualan barang
Isi : No_faktur, Nama_pembeli, Alamat_pembeli, Kode_barang, Nama_barang, Tanggal_pembelian, Jumlaha_barang, Harga_total.
Copy : 2 Rangkap
4. Laporan Penjualan
Sumber : Bagian Administrasi
Tujuan : Manajer Perusahaan
Fungsi : Memeriksa semua transaksi penjualan yang telah dilakukan untuk dijadikan bahan pembuat keputusan manajer.
Isi
: No_faktur, Nama_pembeli, Alamat_pembeli, Kode_barang, Nama_barang,
tanggal_pembelian, jumlah_barang, Harga_satuan, Harga_total.
Copy : 2 Rangkap
8.4. Analisis Perangkat Lunak
Perangkat
lunak yang digunakan oleh suatu sistem informasi belum dapat digunakan
secara optimal, apabila software itu tidak mampu secara khusus melayani
kebutuhan sistem. Sistem operasi yang digunakan pada tempat tersebut
yaitu : Microsoft Windows XP professional dengan software pembuatan
laporan masih menggunakan Microsoft Word dan Microsoft Excel. Sedangkan
untuk pembuatan coding program menggunakan Dreamweaver dan Mysql untuk
database.
8.5. Analisis Perangkat Keras
Perangkat
keras yang digunakan pada suatu instansi atau perusahaan yang digunakan
sebagai media untuk menerapkan sistem sangat berpengaruh pada efisiensi
dan efektivitas kinerja suatu sistem tersebut, adapun pada sistem yang
berjalan hardware Dengan spesifikasi sebgai berikut :
1. Processor Pentium III 500 Hz
2. Memory (RAM) 64 MB
3. Harddisk 10 GB
4. 3 ½ Floppy Disk
5. CD Room 52x
6. Monitor 15’’
7. Printer
8.6. Analisis Pembayaran
Proses pembayaran pada umumnya dilakukan dengan beberapa cara, antara lain :
1.
Tunai; yaitu pembayaran dilakukan secara langsung di tempat pembelian
(transaksi), dimana ketika pembeli mendapatkan barang yang diinginkan
maka pembeli langsung membayar barang tersebut.
2.
Transfer; yaitu pembayaran dilakukan sengan cara pentransferan uang ke
bank yang telah ditentukan, diaman pembelian biasanya dilakukan melalui
pemesanan via telepon. Setelah pihak toko menerima bukti transfer yang
dikirim lewat fax maka barng yang telah dipesan akan segera dikirim ke
alamat yang telah ditentukan.
9. KELAYAKAN HUKUM
Secara
hukum, sistem yang kami buat seluruh perangkat baik software maupun
hardware dan analisa yang termasuk prosedur-prosedur yang akan digunakan
tidak menyalahi ketentuan yang berlaku di negara Indonesia serta
ketentuan perusahaan.
10. KESIMPULAN
Setelah
melakukan analisis terhadap system yang sedang berjalan tersebut,
ditemukan beberapa kelebihan dan kekurangan yang akan dijadikan sebagai
bahan evaluasi sistem didalam perancangan sistem tersebut, yaitu :
1. Kelebihan :
a. Konsumen dapat secara langsung berkonsultasi tentang barang yang akan di beli kepada kasir.
b. Pelanggan dapat melakukan tawar menawar harga sebelum membeli barang yang diinginkan.
c. Terjadinya penipuan pembelian barang yang dilakukan oleh konsumen sanga jarang terjadi.
2. Kekurangan :
a.
Belum tersedianya suatu pelayanan kepada pelanggan yang memberikan
kemudahan untuk mengetahui produk – produk terbaru yang dikeluarkan.
b.
Belum tersedianya pemesanan barang secara online melalui internet,
sehingga memudahkan konsumen dalam melakukan transaksi pembelian.
c. Sarana promosi barang masih dilakukan melalui media tulis seperti brosur dan iklan mini pada koran.
d. Pemesanan produk yang dilayani hanya pada jam kantor saja.
Dari
permasalahan tersebut maka harus dibuat suatu sistem yang dapat
memberikan layanan transaksi secara nyaman bagi konsumen, dalam
memberikan informasi tentang harga maupun produk terbaru yang tersedia
lebih cepat dan mudah untuk didapat. Sistem tersebut pun harus
memberikan kemudahan kepada konsumen untuk melakukan transaksi pembelian
dimana saja dan kapan saja secara online, sehingga diharapkan dapat
meningkatkan penjualan dengan efisiensi dan cakupan pasar yang lebih
luas.
sumber: http://anidotnet.blogspot.com/2012/04/proposal-pengembangan-sistem-informasi.html
Bab 1
Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
Internet merupakan teknologi yang memiliki
cakupan sangat luas. Di mana internet terhubung secara online tanpa
mengenal batas waktu dan tempat. Dalam hal ini, bila perusahaan dibidang
property terutama perhotelan menggunakan internet dalam sistem
informasinya maka akan memberikan
kemudahan bagi para pelanggan maupun karyawan dalam mendapatkan dan juga
mengelola informasi maupun transaksi yang dibutuhkan \
Di era globalisasi kini biasa
persaingan dalam bidang property terutama perhotelan sangat ketat,oleh karena
itu diperlukan suatu sistem informasi
pemasaran maupan transaksi yang sangat efektif demi menunjang persaing dibidang
proreti khususnya perhotelan.Dalam
pelaksanaan proses pemasaraan dan transaksi seharusnya mengandalkan ketepatan,
kecepatan, kemudahan dalam bertransaksi maupun pemasaraaannya.
Oleh sebab itu disini kami mengajukan
kepada bapak/ibu sebuah proposal pengadaan Sistem informasi Perhotelaan
Berbasis Web yang terdiri dari Sistem Informasi Profile Hotel
,Sistem Informasi fasilitas Hotel,Sistem Informasi Transaksi Pemakian Fasilitas
Hotel,Sistem informasi Booking dan Sistem informasi Layanan Pelanggan.Mudah-mudahan
dengan pengajuan proposal ini kiranya Perusahaan bapak/ibu pimpin bisa menjalin
kerjasama dengan kami demi memenjukan usaha dibidang property yang bapak/ibu
pimpin.
1.2. Maksud dan Tujuan
Adapun Maksud dan tujuan dalam
pembuatan Sistem informasi Perhotelaan Berbasis Web Web Antara lain :
Maksud :
1.
Menawarkan
solusi untuk dalam memasarkan hotel agar daya saing hotel terterjaga
2.
Merencanakan
pembangunan Sistem informasi Perhotelaan Berbasis Web Web demi meningkatkan
jumlah pengunjung hotel
Tujuan :
1.
Memudahkan
Manajeman Hotel dalam memberikan informasi yang lengkap dan detail kepada Pelanggan
tentang Fasilitas yang disediakan
dan ditawarkan oleh Hotel , sehingga Pelangga mendapatkan informasi yang
lengkap dan akurat mengenai hal tersebut.
2.
Memperluas
pemasaran dan promosi dengan media online supaya menambah popularitas dari
Hotel tersebut.
1.3. Ruang
Lingkup Pekerjaan
1.3.1 Pengembangan
Pengembangan
sistem adalah serangkaian aktivitas yang diperlukan untuk membangun sebuah solusi
sistem informasi untuk sebuah masalah atau kesempatan bisnis.Pada
pengengmebng system ini menggunkan pemograman Macromedia Dremeaver 8 dan data
base MySql,adapun tahap dalam pengembangan system tersebut.
Pengembangan sistem (sistem
development)
a.
Analisis
sistem (sistem analysis)
Penelitian atas sistem yang telah ada
dengan tujuan untuk merancang sistem yang baru atau diperbarui.
b.
Desain
sistem secara umum (general system design)
Tujuan dari desain
sistem secara umum adalah untuk memberikan gambaran secara umum kepada user
tentang sistem yang baru.
c.
Penilaian sistem (sistem evaluation)
Hasil desain sistem
secara umum tentunya harus menjadi pertimbangan pihak manajemen apakah
melanjutkan pengembangan sistem yang baru berdasarkan gambaran desain sistem secara
umum atau menolak rancangan baru tersebut.
d.
Desain sistem terinci (detailed sistem design)
Dengan memahami
sistem yang ada dan persyaratan-persyaratan sistem baru, selanjutnya adalah
penentuan proses dan data yang diperlukan oleh sistem baru. Jika sistem itu
berbasis komputer, rancangan harus menyertakan spesifikasi jenis peralatan yang
akan digunakan.
e.
Implementasi sistem
(sistem implementation)
Merupakan kegiatan
memperoleh dan mengintegrasikan sumber daya fisik dan konseptual yang menghasilkan suatu sistem
yang bekerja.
1.3.2.
Pengumpulan Data
Dalam sistem informasi
ini metode pengumpulan data dengan menggunakan studi
lapangan yaitu dengan
melakukan peninjauan langsung Ke perusahaan guna
memperoleh data – data
mengenai perusahaan yang menjadi objek penelitian ada 3
cara untuk memperoleh data-data tersebut yaitu:
a)
Wawancara
Wawancara merupakan salah satu
instrumen penting dalam pengumpulan data yang menggunakan studi kasus. Untuk
teknik wawancara ini dikhususkan untuk para end user, yaitu administrator untuk
mengetahui alur data;
b)
Studi
Pustaka
Metode pengumpulan data ini dilakukan
untuk mencari sumber, bahan penelitian-penelitian sebelumnya dan berbagai
referensi lainnya guna mengkolaborasi berbagai data dengan berbagai konsep Web
yang telah ada.
c)
Observasi
Melakukan
pengumpulan data secara langsung atas semua yang terjadi dalam perusahaan, disesuaikan dengan
masalah yang dihadapi.
1.3.3. Pemeliharan
Pada pemeliharan Sistem informasi Perhotelaan Berbasis
Web Web dilakuakan 2 sistem pemeliharan yaitu dengan cara :
a.
Pemeliharan sistem secara adaptif yaitu
pemeliharaan sistem secara berkala
tetapi dalam tahap awal pemakaian membutuhkan maintenence yaitu sebulan
sekali kemudian setelah pemakaian selama kurang lebih 6 bulan
maka hanya diperlukan maintenence yaitu 1 tahun sebanyak 2x pemeliharaan
sistem.
b.
Pemeliharaan
system secara koreksif yaitu
pemelihran sistem dengan mengkoreksi kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi pada saat
sistem berjalan. Pemeliharaan korektif ini mencakup kondisi penting atau bahaya
yang memerlukan tindakan segera. Kemampuan untuk mendiagnosa atau memperbaiki
kesalahan atau malfungsi dengan cepat sangatlah berharga bagi perusahaan.
1.3.6. Pelatihan
Pada proses pelatihan akan dilakukan
dalam 2 tahap yaitu :
a. Pada
tahap pertama dilakukan sebelum Sistem di jalan secara global dan akan dilakukan 3 kali pertemuan dimana
pada tahap ini di harus para administrator harus memahi Sistem informasi Perhotelaan
Berbasis Web Web secara keseluruhan sebelum Sistem ini mulai dijalankan.
Ditahap kedua yaitu
setelah Sistem di terapkan ,Pada tahap ini pelatihan hanya dilakukan pada saat
administrator menjalan sistem yang akan dijalankan / dalam kata lain pihak
instuktor hanya akan mengawasi selama 2 kali masa masa percobaan system
Bab 2
Sistem
informasi Manajeman Perhotelaan Berbasisi Web
2.1. Latar Belakang
Sistem informasi Perhotelaan Berbasis Web Web ini di
rancang mengunakan pemrograman Macromedia Dreamever 8,karena Macromedia
Dreamever memiliki kemampuan yang lebih kumlit ketimbang Pemograman berbasis
web yang lainya.Pada dasarnya system ini dibuat agara dapat memudah para
custemor dalam mengakses segala sesuatu yang berhubung dengan hotel seperti
melihat fasilitas hotel yang ada tanpa harus berkunjung ke hotel langsung
customer sudah dapat mengetahuinya dengan cara mengunjui system informasi web
yang akan kami buat nanti.Begitu juga dengan transaksi pembayaran custemor bisa
begitu mudah melakukan transaksi tanpa harus mengunjungi hotel,mereka bisa
langsun bertransaksi secara Online dan juga sekaligus bisa membooking terlebih
dahulu dengan fasilitas layanan booking yang dimiliki di Sistem ini.Selaim
fasilitas utama yang tadi disebutkan pada sistem ini juga memiliki fasilitas
tambahan ya itu sistem informasi layanan pelanggan dimana pada fasilitas ini
para customer bisa langsung mengadukan keluhan atau memberikan kritikan dan
sarasn atas pelayaan hotel yang diberikan dan juga kenyaman menginap hotel
tersebut dengan memilihan layanan pelanggan.
Mudah-mudah dengan dibuat Sistem Informasi Manajeman
Hotel Berbasis Web ini dapat membantu memudah segala sesuatu yang berhubungan
dengan kemajuan Hotel mulai dari segi pelayaan,transaksi dan pemasaraan.
2.2
Prespektif Produk
Sistem Inforamsi Ini merupakan sistem informasi
berbasisi web yang dimana dapat membantu kinerja perusahaan dalam segala bidang
mulai dari bidang pelayanan hingga bidang pemasaraan.Pada dasar sistem yang
diterapakan nanti akan bersifat friendly,dimana sistem dapat mudah dimengerti
dan dijalan oleh customer pada khususnya,Selain itu sistem ini juga jauh lebih
interaktif karena sistem ini juga dapat mengatuhi respon customer yang
mengunjungi web ini seberapa besar.
2.3
Deskripsi Subsistem
Dalam Sistem informasi Perhotelaan Berbasis Web web memiliki berapa
subsistem yang memiliki fungsi dan keunggulan masiang-masing di antaranya :
a.
Modul Home
Modul
ini memberi informasi tentang profile perusahaan, prestasi – prestasi yang pernah
dicapai oleh Perusahaan
tersebut , dan juga akan memberikan
alasan mengapa Customer harus memilih Jasa
Perusahaan ini.
b.
Modul
Fasilitas Hotel
Pada Modul Inikan menjelaskan Secara detiala segala fasilitas yang
terdapat dihotel tersebut dan juga akan menjelaskan besar biaya yang digunakan
jiga menggunakan fasilitas tersebut.
c.
Modul
Transaksi Pembayaran
Di Modul ini customer akan dimudahkan dalam proses Transaksi secara
online dan juga dapat mengetahui jumlah biaya yang digunakan pada saat menginap
dihotel tersebut.
d.
Modul
Booking hotel
Ini merupakan modul yang akan berfungsi pada saat customer akan
melakukan pemesaan hotel untuk waktu
yang akan datang tanpa harus repot datang ke hotel tersebut,customer bisa
langsung membooking kamar ,menentukan jenis kamar yang di gunakan dan juga
kapan kamar tersebut akan dibooking,selain itu pada modul booking juga terdapat
sistem down payment dimana pada saat membooking customer diwajib kan membayar
DP min 10% dari harga kamar yang dipesana
e.
Modul
Layanan Customer
Untuk Modul ini merupakan Fasilitas tambahan dimana customer bisa
langsung memberikan keluhanyaatau memberikan kritik dan saran dengan menuliskan
nya di form Layanan Customer,Tak lupa disini juga harus dicantumkan No
transaksi pemesana kamar pada saat menginap agar tidak terjadi penipuan keluhan
nantinya.
2.4
Manfaat bagi Perusahaan
1.
Perusahaan akan dapat mengetahui respon masyarakat melalui
faslitas saran & kritik yang disediakan pada Sistem Informasi Ini.
2. Lebih cepat
dalam pelayanan transaksi Pembayaran maupun booking hotel.
3.
Dengan adanya promosi yang terdapat pada sistem ini, maka
masyarakat akan lebih
mengenal dari Fasilitas dan keunggulan yang dimiliki oleh hotel tersebut.
Bab 3
Metodologi
Kerja
3.1. Diagram Contex
|
3.2. DFD Level 0
|
3.3. Relasi
3.4.
Pengujian Top Down
3.5
Teknologi Informasi
3.5.1. Spesifikasi
Server
Dibutuhkan
sebanyak 1 unit komputer server dengan
spesifikasi komputer adalah sebagai berikut :
1.
Prosesor Intel Dual Core (2.6 Ghz) TRAY
2.
Mainboard ASUS/Gigabyte/ECS
3.
Memory DDR2 V-gen 4 Gb
4.
Harddisk 160 Gb Seagate/Maxtor/Samsung SATA
5.
Keyboard + Mouse Simbadda
6.
Casing ATX 450w + 2 FAN CPU
7.
LCD Monitor LG/Samsung Wide Screen 17″
8.
DVD-RW Samsung
3.5.2. Spesifikasi
Client
Sedangkan untuk komputer yang akan digunakan sebagai client
membutuhkan 7 unit komputer client dengan spesifikasi
sebagai berikut :
1.
Prosesor Intel Dual Core (2.6 Ghz) TRAY
2.
Mainboard ASUS/Gigabyte/ECS
3.
Memory DDR2 V-gen 2 Gb
4.
Harddisk 80 Gb Seagate/Maxtor/Samsung SATA
5. Keyboard +
Mouse Simbadda
6. Casing ATX
450w + 2 FAN CPU
7.
LCD Monitor LG/Samsung Wide Screen 17″
8.
DVD-RW Samsung
3.5.3. Bentuk
Komunikasi Data
Dalam pembuatan
sistem informasi yang jaringannya menggunakan wireless dengan
komponen Access Point. Sedangkan untuk pengkabelannya menggunakan kabel serat
optik (fiber optic) karena dapat menerima informasi yang besar, dan tidak
terpengaruh oleh medan magnetis, sehingga isyarat dalam kabel terjamin
keamanannya,meskipun dalam pengimplentasiannya membutuhkan biaya yang sangat mahal dan
dalam penyambungan serat harus menggunakan teknik dan ketelitian
yang tinggi.
3.5.4.
Security
Teknologi Informasi
Dalam pembuatan sistem informasi ini akan
menggunakan security / pengamanan dengan menggunakan antivirus AVIRA ANTIVIR
PERSONAL PREMIUM. Dengan menggunakan antivirus
maka apabila data yang
telah tersimpan terkena virus
maka dapat dideteksi dan antivirus tersebut akan meremove secara otomotis. Selain penggunaan antivirus juga digunakan firewall yang
akan melindungi komputer atau jaringan dari akses komputer lain yang tidak
memiliki hak untuk mengakses komputer atau jaringan.
3.5.5. Pemeliharaan Teknologi Informasi
Pemeliharaan terhadap jaringan / network dapat
dilakukan sebulan sekali, hal ini berguna untuk memelihara jaringan yang digunakan untuk
operasional kantor tetap bersih dari virus – virus yang dapat merusak jaringan
tersebut.Dengan dilakukannya pemeliharan jaringan secara rutin maka akan dapat mencegah
penyebaran virus yang akan merusak data yang telah disimpan.Apabila sampai ada
virus yang masuk kedalam server maka akan secara cepat terdeteksi
dan akan dilakukan pencegahan sehingga tidak akan terlalu parah merusak jaringan server.Sedangkan untuk pemeliharaan data dapat
dilakukan dengan melakukan scan anti virus secara berkala yaitu seminggu sekali, sehingga data
yang sudah tersimpan aman dari virus.
1.5.6.
Topologi Teknologi
Informasi
3.6 . Penjadwalan
3.6.1. Rincian Biaya
3.6.7. Cash
Flow sesuai Base Line
Bab 4
Penutup
Demikian
Proposal Pengajuan yang kami buat mudah-mudah dengan dibuatnya Proposal ini
bisa menjadi barang bertimbang Bapak/Ibu dalam memperbaharui Sistem Informasi
yang digunakan,demi memajukan Perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin,Kira hanya
sekian yang kami ucapakan atas perhatian kami ucapakan terima kasih.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
